Assalamu’alaikum, siapakah disini yang punya akun instagram untuk berjualan atau berbisnis? Saya punya kira-kira empat akun lain, satu usaha bersama suami. Tentu saja nggak kepegang semua.
Bukannya nggak mau update konten dan nggak tahu mau posting apa, tapi lebih ke badan cuma satu dan waktu terbatas. Lagipula, fokus saya kini cuma ke akun saya dan blog, juga akun komunitas.
Selama saya memegang akun instagram untuk berjualan, saya suka bingung mau posting apa. Bukannya nggak ada produk baru, karena produk ada dan banyak koleksinya (waktu saya sebagai reseller). Untuk membuat feed banyak yang lihat, saya cuma mengandalkan hashtag dan posting agak sering.
Alhasil, feed akun IG isinya tok katalog saja. Disini saya merasa nggak sukses karena kurang menerapkan wawasan saya.
Lho, memangnya kenapa cuma posting barang dagangan saja? Bukannya memang itu intinya?
Instagram sudah menghadirkan tipe akun khusus untuk yang ingin berbisnis. Kamu tinggal mengganti setting akunmu menjadi business account.
Keuntungan memakai tipe akun bisnis adalah adanya fitur insight, dimana kamu bisa melihat engagement atau interaksi dari unggahanmu. Kita juga bisa mengetahui jangkauan postingan (reach) serta berapa yang sudah save atau menyimpan postingan kita.
Tapi, tunggu dulu. Kenapa tadi saya bilang jangan posting dagangan melulu?
Ternyata menurut para ahli, instagram itu media terbaik untuk branding, alias melakukan pencitraan brand atau citra diri. Jadi sebaiknya kalau mau menjual produk, jangan hard selling atau langsung buka lapak dan gelar deskripsi barang plus harga.
Ya, karena pada dasarnya pengunjung tidak suka langsung dijejali produk. Sempatkanlah untuk menyapa dan menanyakan kabar, setidaknya.
Atau, terapkan ide konten instagram bisnis berikut:
Sunglow reader, untuk menyiapkan akun instagram bisnis memang tidak bisa instan. Makanya banyak brand mempercayakan pada social media management atau punya social media manager. Karena mengelola akun instagram bisnis butuh fokus dan totalitas.
Apalagi dengan adanya ‘keharusan’ harus posting feed setiap hari atau update instagram story. Ini karena algoritma instagram yang lebih memunculkan konten baru.
Sebenarnya semua ini adalah effort dan bukan penentu rejeki. Karena ada juga kan usaha yang lancar secara offline.
Nah untuk dirimu dan usahamu yang ingin eksis online, bisa baca ide konten instagram bisnis ini:
Tak usah bingung, buatlah dari sekarang perencanaan konten untuk akun instagram bisnismu dan sinkronkan juga dengan agenda bisnis.
Jangan lupa untuk selalu menyelipkan call-to-action dalam tiap feed. Karena instagram suka dengan interaksi.
Bagaimana pendapatmu? Semoga bermanfaat.
Pengalaman Resign dan Jadi Freelancer, Transisi yang Tak Mudah - Ngga kerasa sudah 11 tahun…
Photo of the Day : Si Kecil yang Sibuk Memotret Alam - Sudah agak lama…
Bicara Habit Membuat To-Do List Harian - Kalau kamu seorang Ibu, mungkin sudah familiar dengan…
Photo of The Day : Di Balik Layar Badge MGN Tahunan 2024 Photo of The…
Nulis Apa Tahun 2025? Usai membuat e-book 2024 dan blogging, saya jadi menarik kesimpulan bahwa…
Pengalaman Unik dan Berkesan Saat Jepret Foto - Tadinya saya menulis ini demi memenuhi tantangan…
This website uses cookies.
View Comments
Jadi inget instagram akun bisnis aku yang belum terjadwal, runut, plus belum konsisten posting.
Padahal sebelumnya udah bikin sih draft untuk Minggu ini apa aja. Cuma ya itu, hanya menguap, banyakan unggah produknya aja
Padahal kan supaya konsumen bisa happy berkunjung ke instagram bisnis kita, emang dehh perlu bnget nerapin 18 trik di atas. Supaya bervariasi Feed nya.
Smoga setelah baca ini aku punya semangat buat memperbaiki akun instagram bisnis aku. Ya mbak
Thnk you for sharing Sunglowmama
Ehhh ya Ampunn maaf mbak 20 trik daftar konten ya.
Tetib inget angka 18. Padahal judulnya tertera 20. Pantes setelah submit komentar berasa ada yng jnggal, hehhehee
Mian yaa mbak
akun instagramku baru saya pakai untuk upload foto saya, suami, anak-anak dan juga anggota keluarga lain dan sesekali posting foto endorse. Saat ini belum kepikiran mau jadikan instagram sebagai lahan bisnis, hehehe
Sebagai mantan mimin Sayapun sudah melakukan semua hal di atas. Kadang suka bingung mau posting apa kan, padahal ada banyak yang bisa diposting di social media. Dan memang harus disesuaikan dengan identitas akun bisnis itu sendiri
Ah ini benar. Khusus katalog bisa dipisahkan sendiri sebetulnya Tapi di akun utama bisa dicoba dengan berbagai jenis konten di atas. Saya sendiri punya beberapa akun bisnis dan beberapa konten di atas sudah dipraktikkan. Hasilnya lebih interaktif dengan followers, dan bahkan bisa meningkatkan minat followers untuk menjadi pembeli produk kita.
Langsung aku bookmark! Soalnya belakangan ini aku pun sedang mikir untuk bikin instagram bisnis yang beragam. Bosen juga kontennya harus edukasi ala mikroblog terus. Terima kasih buat artikelnya ya mba.
Sebagai personal Mira Sahid, selama ini aku membuat konten-konten yang paling sesuai dengan kemampuanku. Tapi karena udah mulai menjalankan usaha makanan, jadi mau nggak mau, kudu explore lagi gimana supaya akun jualanku bisa memenuhi unsur-unsur di atas tadi. Thanks sharing-nya, Mak
Ini info menarik banget mbak. Emang engagement skrg lebih suka yg interaktif yaa. Kalau aku masih PR banget utk aktif di medsos cm, gatau rasanya berat banget utk aktif di medsos, lebih suka ngeblog aja.
Tipsnya bermanfaat banget nih..saya emang lagi pengen membenahi salah satu instagram bisnis saya. Memang banyak faktor yang bisa mempengaruhi berhasil tidaknya konten instagram. Makasi ya
Boleh juga nih mbak tipsnya..saya punya akun ig hanya akun pribadi aja kalo akun khusus jualan emang ga punya. Tapi bisa juga nih tipsnya disimpan buat reminder.
Makin kesini alogaritma instagram makin parah, hehehe. Kalo gamau adaptasi dan tetep maksain hard selling, siap-siap deh kalo ga ada engagement dan jualan pun anyep.
Susah ya, makin kesini jualan memang harus makin kreatif!
-Fajarwalker.com