Categories: Pengalaman

Perjalanan dan Motivasi Sederhana Blog SunglowMama.My.Id

undefined

Tapi menulis cerita berhenti ketika saya sudah serius mau ke jenjang kuliah. Saya mulai fokus ikut kursus ujian masuk fakultas yang saya incar. Saat kuliah saya tidak sama sekali memikirkan menulis. Hanya mengerjakan tugas yang bejibun dari kampus.

Ngeblog? Apa itu? Nggak ada pikiran ke sana sampai akhirnya saya masuk dunia kerja. Ceritanya ada di bawah ini:

Table of Contents

Awalnya Ikut-Ikutan

Jangan diketawain, ya. Cerita ini jadi meng-expose umur yang sudah tidak remaja lagi. Dua platform blog tempat pertama saya buat blog sendiri sudah tidak ada lagi di dunia maya.

Kalau tidak salah, blog pertama yang saya buat itu di Multiply. Alasan membuatnya juga tanpa alasan kuat. Lebih kepada kepingin aja. Isinya curhat nanggung. Begitu juga waktu membuat blog di Friendster. Cuma ikut-ikutan.

Setelah menulis memang sedikit plong, cuma saya ragu-ragu menulis lagi soalnya menulis curhatan di blog rasanya kurang etis.

undefinedundefinedundefined

Alasan Masih Blogging

Saya sempat berhenti blogging dan kini memulai blogging lagi. Saya sempat berhenti karena baru menjadi ibu dan niche yang saya pilih dulu sudah tidak pas lagi dikerjakan sekarang.

undefined

Di Balik Nama Sunglow Mama

Saya beberapa kali mendapatkan pertanyaan tentang alasan kenapa memilih nama Sunglow Mama. Ceritanya sebenarnya berawal dari warna kuning.

Lho, kok kuning? Iya karena warna kuning itu bernuansa ceria, cerah dan menyenangkan. Seperti alasan saya menulis di blog sebenarnya ingin yang membaca merasa termotivasi, terinspirasi dan tercerahkan (semoga).

Awalnya nama ‘Sunglow’ tidak langsung disandingkan dengan ‘Mama’, tapi awalnya dengan kata subjek. Nama ini saya pakai di blog sebelumnya yang berbahasa Inggris. Alasan pakai kata subjek karena ngeblognya menceritakan kehidupan sehari-hari.

Ketika saya baru melahirkan, saya merasa tidak begitu pas lagi menulis di blog lama ini. Saya mendapatkan ide membuat blog lagi khusus tentang dunia saya menjadi ibu dengan nama ‘Sunglow Mama’.

Nah, jadi itulah sejarah nama blog Sunglow Mama.

Memberanikan Diri Ambil Top Level Domain

undefinedundefined

Kondisinya saya telah menjadi ibu rumah tangga, seorang freelancer dan juga mengurus online shop. Nggak ada pikiran ambil TLD. Pikirannya cuma menulis di platform WordPress saja.

Tahun 2020, saya kecemplung lagi ke dunia blogging dan suka sekali mengambil kelas online. Salah satu kelas online yang saya ambil adalah kelas dari Perempuan WordPress. Salah satu materi yang saya dapat adalah ‘Advanced WordPress’ yang diisi oleh Mbak Shintaries, founder komunitas Blogger Perempuan.

Setelah ikut sesi tanya jawab disitu, saya jadi tertular semangat dan teringat senangnya lagi ngeblog dengan domain sendiri. Jadi kepengen buat blog TLD lagi. Nggak jauh-jauh dan nggak lama-lama setelah ikut kelas itu, saya browsing web hosting dan domain dan mengambil salah satu paket.

Saya masih pakai nama Sunglow Mama, karena sudah ikut grup blogwalking dengan nama itu walau masih ada embel-embel WordPress. Saya masih kepingin menulis di dunia parenting juga.

Boleh dibilang mengambil blog TLD tergolong nekad karena pekerjaan saya dan suami yang pekerja lepas. Tapi saya merasa yakin bisa mendapatkan penghasilan dari blog, dan Alhamdulillah hingga kini masih ngeblog. Tentunya dari izin Yang Maha Kuasa Juga

Isi Blog Sunglow Mama

Awalnya memang saya ingin menulis di niche parenting, tapi dalam pelaksanaannya saya lebih memilih menulis topik diluar keseharian saya sebagai ibu. Jadi terbalik dan kontras memang, tapi namanya juga proses pencarian niche. Hal ini wajar terjadi buat blogger yang baru mulai menulis, walau dulu saya juga sempat blogging.

undefinedundefined

Namun di sela-sela tulisan itu saya masih mengambil artikel sponsor dan terkadang ikut lomba blog. Membuat artikel bersponsor agar domain tetap jalan dan mengikuti lomba blog mengejar prestasi dan uji kemampuan (dan iya deh mengejar hadiah juga).

Cita-Cita SunglowMama.My.Id

Mau dibawa kemana Sunglowmama.my.id? Saya selalu berpikir nama Sunglow Mama bisa jadi nama brand. Walau ada yang bilang mirip nama sabun cuci piring dan sendal, hahaha… Lah, biarkanlah namanya juga mimpi.

Ke depannya saya pengen sih menulis dan wawancara ibu-ibu yang punya hobby dan bekerja di bidang kreatifnya masing-masing. Saya selalu suka profil ibu-ibu yang tetap berkreasi walau punya banyak tanggung jawab di rumah dan pekerjaan.

Saya juga masih ada wacana menjual produk digital. Jujur saja, wacana ini maju-mundur karena salah satunya karena drama kehidupan (hihihi) dan kebanyakan maunya nyobain ranah ini-itu. Sebut saja mencoba buat konten Youtube.

Saat ini saya masih ikut kelas Growth Blogger agar lebih mantap ngeblognya. Sejauh ini kelasnya penuh ilmu, seperti misalnya materi “Menetapkan Storytelling pada Postingan Blog” dari Pak Bambang Irwanto yang menulis di https://www.bambangirwantoripto.com/.

Kesimpulan

Dari awalnya ikut-ikutan, bisa mendapatkan penghasilan dan ikutan kelas yang ingin diikuti ratusan blogger lain. Jujur saja, saya nggak sangka bisa sejauh ini. Ada masanya saya benar-benar nggak tahu apa saya bisa melanjutkan domain apa tidak. Semangat naik-turun kaya mainan yo-yo.

Nah itulah, saya balik lagi blogging karena pada dasarnya suka. Pesan saya, kalau sudah diberi rasa semangat dan dibukakan pintunya, yakin saja ke depannya ada jalannya.

 

 

Sunglow Mama

Seorang Ibu Rumah Tangga yang suka blogging dan berbagi tentang sisi kreatifnya. E-mail saya ke missdeenar@gmail.com untuk kerjasama

View Comments

  • kalau ngeblog ada yang baca dan ada komunitasnya biasanya lebih semangat memang ya, udah pernah juga berhenti ngeblog karena ga percaya diri sama tulisan sendiri, tapi sekarang sih ngeblog dinikmati saja, kalau melakukan dengan bahagia, hasilnya biasanya lebih baik daripada kalau terpaksa

  • Awalnya gak mulus Mba. Tapi pas tahun 2015 aku mulai aktif di blog dan mempelajari lebih dalam tentang blogging.

  • Awalnya aku juga ikut-ikutan bikin blog. Nggak kepikiran bakal menggali potensi di blog. Sukses selalu ngeblognya ya Mba

  • Dari awal saya mampir ke sini selalu tertarik dengan isi blognya, menurut saya mbak Andina ini punya bakat bercerita, bekal kuliah di DG ITB juga dimanfaatkan untuk menunjang blog dan kontennya.. pesan saya tulislah konten yang berguna dan bermanfaat bagi orang banyak agar dapat menuai hasil di sini dan di sana..

    • Aamiin, semoga saya bisa nulis terus yang bermanfaat ya. Thanks ya mba, wah Alhamdulillah aamiin

  • Passion menulis itu sepertinya kuncinya ya, Mbak. Kalau enggak ada passion menulis, ya apapun keadaannya bakal ditinggalkan. Tapi karena ada passion, ujung-ujungnya ketarik ke situ lagi, situ lagi. Kayak ada magnetnya gitu, ya kan. Selamat berkreasi, Mbak. Semoga sunglow mama bisa jadi brand beneran. Hehhe.

  • Saya suka bunga matahari dalam permainan Plants vs Zombies. Ada yang ukuran besar dan glowing. Cerah ceria dan menebar semangat untuk menghasilkan kepingan koin agar bisa beli item pertahanan demi melawan serangan para zombie.

    Nah, bersinarlah dengan cemerlang. Segala ikhtiar telah membuahkan hasil. Tetap yakin dan asah diri untuk belajar sekaligus berjejaring.

    Saya juga tidak mudah mengawalinya, kok. Dulu pernah di Multiply tapi sebatas ikut-ikutan. Friendster juga. Rutin isi blog di pelantar Blogspot pada tahun 2014, terhenti bertahun-tahun setelah dipaksa pindah rumah ke tempat susah sinyal sekarang.
    Aktif lagi setelah punya sarana pada akhir tahun 2017, dan serius bikin TLD karena dikompori Kang Nata. Desember 2018.

    Sekarang sibuk urus komunitas Indonesia Saling Follow jadi kurang fokus pada blog. Tahulah acara itu kayak maraton dan detail plus ada acara saling media sosial tambahan, membuat saya jarang buka netbook uzur, he he. Padahal ide banyak, cuma mood berantakan dan kelelahan dengan urusan rumah tangga plus belajar anak di rumah.

    Setiap orang punya masalah dan dramanya, jadi tetap semangat karena Kak Andina tidak sendiri. Yakinlah bisa atasi atas bantuan dan izin Allah. InsyaAllah. ❤

    • ;) makasih mba Rohyati. Makasih juga komunitas Indonesia Saling Follow, sudah membantu blog saya bertambah jaringannya

  • Jaman SD dirimu udh ada komputer? Berarti masih muda yaa hahah.. sy dulu hobi nulis jaman SD masih pake diary. Mulai blogging pas kerja, setelah ikut kursus online Asian Brain. Niatnya belajar internet marketing, tp jadi tau cara bikin web & ngisinya. Wah bakal panjang inih ceritanya.. jd pingin juga nulis pengalaman blogging di blog sendiri wkwk.

    • bikin aja mba di blog artikel khusus soal ini :) btw iya sudah ada komputer, tapi masih monokrom komputernya :)))

  • FS,multiply, jafi sahabat waktu kuliah dulu. Kalau saya suka gonta-ganti tema :D. Btw, perjalanan penuh lika liku menunjukkan sang empunya senantiasa berinovasi dan memunvulkan kreativitas. Tulisan jni bisa menjadi motivasi tersendiri bagi saya. Terima kasih atas inspirasinya kak

  • dibalik nama-nama domain blog itu memang penuh keunikan dan insprasi ya mba, semangat untuk tetap nulis ya mba

  • Aku pertama kali ngeblog itu di awal kuliah, pakai blogspot dan disetting private. Sekarang juga pakai blogspot tapi beda dengan yang dulu, hilang karena lupa password dan dulu pakainya email yahoo. Isinya curhatan, puisi2, foto selfie dan foto karya...hihihi. sayang juga blognya hilang, mungkin aku disuruh move on.

Recent Posts

Pengalaman Resign dan Jadi Freelancer, Transisi yang Tak Mudah

Pengalaman Resign dan Jadi Freelancer, Transisi yang Tak Mudah - Ngga kerasa sudah 11 tahun…

3 weeks ago

Photo of the Day : Si Kecil yang Sibuk Memotret Alam

Photo of the Day : Si Kecil yang Sibuk Memotret Alam - Sudah agak lama…

1 month ago

Bicara Habit Membuat To-do List Harian

Bicara Habit Membuat To-Do List Harian - Kalau kamu seorang Ibu, mungkin sudah familiar dengan…

2 months ago

Photo of The Day : Di Balik Layar Badge MGN Tahunan 2024

Photo of The Day : Di Balik Layar Badge MGN Tahunan 2024 Photo of The…

3 months ago

Nulis Apa Tahun 2025?

Nulis Apa Tahun 2025? Usai membuat e-book 2024 dan blogging, saya jadi menarik kesimpulan bahwa…

3 months ago

Pengalaman Unik dan Berkesan Saat Jepret Foto

Pengalaman Unik dan Berkesan Saat Jepret Foto - Tadinya saya menulis ini demi memenuhi tantangan…

4 months ago